Artikel kimia B 2008 UPI's Blog

Hendra Gunawan Siahaan (0808737)-Segitiga,Kode Wadah Plastik

Posted on: June 8, 2009

Segitiga,Kode Wadah Plastik

Sejak tahun 1950-an plastik telah menjadi bagian penting dalam kehidupan manusia. Plastik digunakan sebagai bahan baku kemasan, tekstil, tempat air minum,pembungkus makanan dan lain sebagainya. Plastik pertama kali diperkenalkan  oleh  Alexander  Parkes pada tahun  1862 di London , Inggris, plastik penemuan Parkes disebut Parkesineini  dibuat dari bahan organik dari selulosa. Parkes mengatakan bahwa temuannya ini memiliki karakteristik mirip karet, namun dengan harga yang lebih murah, ia juga menemukan bahwa parkesneine ini bisa dibuat transparan dan mampu dibuat dalam berbagai bentuk. Sayangnya, temuan Parkes ini tidak bisa dimasyarakatkan karena mahalnya bahan baku yang digunakan.

Pada tahun 1933, Ralph Wily, seorang pekerja laboraorium di Perusahaan Kimia Dow, secara tidak sengaja menemukan plastik jenis Polyvinylidene chloride. Kemudian plastik jenis ini mengalami banyak perkembangan fungsi secara luas oleh masyarakat hingga saat sekarang. Penyebab banyaknya masyarakat menggunakan  barang-barang berbahan dasar plastik yaitu karena harganya yang murah dan tidak mudah pecah. Plastik juga sering kali dijadikan sebagai wadah makanan.Salah satu kejadian yang sangat sering kita jumpai adalah digunakannya bekas botol air mineral seperti Aqua, Aquades dan sejenisnya untuk digunakan kembali sebagai tempat minuman.

Jikalau kita sedikit cermat, kita dapat mengetahui apakah wadah plastik yang kita gunakan berbahaya atau tidak. Hal yang dapat kita perhatikan yaitu dengan melihat kode yang biasanya terdapat dalam bawah wadah plastik. Kode tersebut menunjukkan dari jenis bahan apa plastik itu dibuat. Kode tersebut berupa segitiga yang terdiri dari 3 anak panah atau dengan huruf yang merupakan singkatan nama bahan pembuat plastik. Dengan mengetahui jenis bahan baku plastik, kita dapat mengetahui apakah jenis tersebut berbahaya terhadap makanan atau tidak.

Berikut merupakan keterangan mengenai kode-kode pada wadah plastik:

Kode angka 01:
Biasanya merupakan wadah/ botol dari minuman mineral dengan warna transparan. Wadah ini khususnya dipergunakan untuk  sekali pakai. Karena semakin lama isinya berada dalam kemasan tersebut, maka kandungan kimia yang terlarut semakin banyak pula.Plastik jenis ini tidak boleh digunakan berulang-ulang atau hanya sekali pakai. Habiskan segera isinya, jika tutup wadah telah dibuka. Semakin lama wadah terbuka, maka kandungan kimia yang terlarut semakin banyak.

Kode angka 02:

HDPE atau High Density Polyethylene banyak ditemukan sebagai kemasan makanan dan obat yang tidak tembus pandang. Plastik jenis ini digunakan untuk botol kosmetik, obat, minuman, tutup plastik, jerigen pelumas, dan cairan kimia, botol susu, tupperware, galon air minum.HDPE memiliki sifat baha yang lebih kuat, keras, buram, dan lebih tahan terhadap suhu tinggi.

Kode angka 03:

PVC atau Polyvinyl Chloride (PVC) sering digunakan pada mainan anak, bahan bangunan, dan kemasan untuk produk bukan makanan. PVC dianggap sebagai jenis plastik yang paling berbahaya bersentuhan langsung dengan makanan tersebut kaena DEHA dan sulit didaur ulang. PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC ini saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut karena DEHA ini lumer pada suhu -150 C.  Beberapa negara Eropa bahkan sudah melarang penggunaan PVC untuk bahan mainan anak dibawah tiga tahun.

Kode angka 04:

LDPE atau Low Density Polyethylene (LDPE) yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic) biasanya  sering digunakan untuk pembungkus, misalnya pembungkus  sayuran, daging beku, kantong/tas kresek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaan agak berlemak. Pada suhu dibawah 600C sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukn fleksibilitas tetapi kuat, dan memiiki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

Kode angka 05:
PP atau Polypropylene lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap  suhu tinggi dan cukup mengkilap. Jenis PP ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat menyimpan makanan,botol minum, kemasan makanan, minuman, margarin, botol shampo.

Kode angka 06:

PS atau Polystyrene termasuk kemasan sekali pakai. Polystyrene merupakan zat yang berbahaya bagi tubuh. Jika makanan berminyak dipanaskan dalam wadah ini, styrene dapat berpindah ke dalam makanan, maka menggunakan bahan ini sebagai wadah makanan tidak dianjurkan. Berupa gelas dan piring makanan styrofoam yang sudah lama dianggap sebagai penyebab kanker, sendok dan garpu, kotak CD.

Kode angka 07:

Yang termasuk dalam kategori ini adalah bahan plastik yang tidak termasuk dalam 6 kategori diatas. Dalam kategori ini termasuk Polycarbonate yang juga berbahaya bagi tubuh. Tetapi, ada juga bahan yang baik untuk lingkungan karena dapat diurai yang disebut bioplastik yang terbuat dari tepung jagung, kentang, tebu.

PC atau Polycarbonate digunakan untuk botol galon air minum, botol susu bayi, melamin untuk gelas, piring, mangkuk alat makanan. Salah satu bahan perlengkapan makanan dan minuman yang sering digunakan adalah melamin yang tergolong jenis plastik termoset. Plastik jenis ini tergolong dalam “food grade” dan dapat digunakan sampai 1400C.

Dari keterangan diatas maka dapat disimpulkan bahwa botol atau wadah yang aman untuk digunakan kembali secara langsung oleh konsumen yaitu botol atau wadah dengan kode angka 02,04 dan 05.

Referensi :


Autobiografi

Hendra Gunawan S. dilahirkan di Perawang (Kabupaten Siak)  pada tanggal 7 Oktober 1990, merupakan anak kedua dari lima bersaudara dari pasangan Ayahanda Ridwan Siahaan dan Ibunda Mulyani. Pendidikan formal pertama yaitu di TK PGRI(Perawang) pada tahun 1995 – 1996 kemudian dilanjutkan di SD Negeri 023(Perawang) pada tahun 1996 – 1997. Pada tahun 1997-1998 pindah ke SD Negeri 069(Perawang),kemudian pada tahun 1998-2002 dilanjutkan ke SD Yayasan Pendidikan Persada Indah(YPPI),Perawang. Bersamaan dengan berakhirnya pendidikan dasar, dilanjutkan  di SLTP YPPI(Perawang) pada tahun 2002 – 2005.  Pada tahun 2005 – 2008, kemudian melanjutkan studi di SMA Negeri 1 (Perawang). Kemudian pada tahun 2008, diterima di Universitas Pendidikan Indonesia  melalui jalur Kerjasama Kabupaten Siak dan terdaftar sebagai mahasiswa Jurusan Pendidikan Kimia, Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

Berbagai prestasi yang pernah diraih meliputi akademik dan nonakademik.Prestasi di bidang akademik yaitu masuk peringkat 10 besar di kelas,selain itu pernah menjadi semifinalis pada Olimpiade Kimia 5 Tingkat Provinsi Riau(2007-2008),sedangkan di bidang nonakademik yaitu juara 2 lomba sholat jenazah tingkat Kecamatan Perawang(2006-2007),juara 2 lomba cerdas cermat pada kegiatan PRAMUKA tingkat Kabupaten Siak(2006-2007),masuk Bimbingan Belajar Kabupaten SIAK hingga sekarang yaitu sedang menempuh perkuliahan program S1 Jurusan Pendidikan Kimia UPI.

2 Responses to "Hendra Gunawan Siahaan (0808737)-Segitiga,Kode Wadah Plastik"

wah bagus banget ya artikelnya

uf6Clg comment3 ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 27,102 hits

halaman

Pages

June 2009
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: