Artikel kimia B 2008 UPI's Blog

Rina Wulandari (0800647)-Cara Menghilangkan Noda Pada Pakaian

Posted on: June 4, 2009

Cara Menghilangkan Noda Pada Pakaian

Bagaimana cara obat pemutih membedakan putih dari warna ? Kelihatannya, bahan kimia ini dapat mengusir noda apapun yang tidak disukai oleh manusia, tidak peduli komposisi kimia noda tersebut, kemudian mengubahnya menjadi putih. Bagaimana cara pemutih tahu tentang yang kita inginkan ?

Pemutih tidak tahu tentang apa yang kita sebut putih. Yang deiketahui olehnya hanyalah warna, Krena warna jauh lebih mendasar, dalam dalam penretian kimia maupun fisika. Pemutih menyerang senyawa-senyawa kimia yang berwarna, yang kebanyakan memeng memiliki sesuatu yang sama. Lalu hasilnya adalah berkurangnya atau hilangnya warna yang oleh kita diterjemahkan menjadi “putih”.

Cahaya dari matahari memang mengandung semua warna yang ada dalam pelangi, semua warna yang dapat dilihat oleh manusia.Ketika warna cahaya digabungkan, seperti terjadi pada cahaya siang hari bagian otak kita yang berurusan dengan penglihatan menangkap cahaya tersebut sebagai sesuatu yang tanpa warna sama sekali. Kita menyebutnya putih.

Namun, memang begitulah cahaya. Apa yang  tampak ketika kita melihat sebuah benda yang diterangi oleh cahaya itu ? Jika benda itu memantulkan kembali semua warna yang sampai ke benda itu dalam bentuk cahaya siang ke mata kita, secara adil maka cahaya yang terpantulkan masih tidak tampak berwarna atau masih putih. Dalam hal ini kita mengatakan bahwa benda itu sendiri putih karena kita hanya dapat menentukannya berdasarkan cahaya yang dikirimnya ke mata kita.

Namun, jika benda itu memiliki kecenderungan tertentu adanya cahaya biru, misalnya benda itu menyerap atau menahan sebagian unsur biru dalam cahaya sianghari sebelum memantulkan sisanya ke mata kita, maka cahaya yang kita lihat akan kekurangan unsur biru. Mata kita menangkap cahaya tanpa unsur biru sebagai kuning, maka kita menyebut warna benda tadi kuning.

Jika benda tersebut kebetulan sebuah noda pada kemeja kita yang seharusnya putih mulus ( tanpa warna ), noda itu tampak kuning oleh kita. Maka kita segera meminta bantuan kepada bahn kimia ajaib yang disebut pemutih untuk menghilangkannya. Kita pun akan akan berbuat yang sama ketika sebuah noda kebetulan menyerap unsur warna tertentu lain pada cahaya, yang pada penglihatan kita tampak sebagai warna bukan putih.

Kalau begitu, apa yang sesungguhnya dilakukan oleh pemutih ketika obat ajaib itu menghilangkan warna? Bahan tersebut terbuat dari molekul-molekul yang memiliki kecenderungan menyerap unsur warna, apapun warna itu pada cahaya. Pertanyaannya, bagaimana ceritanya sehingga pemutih hanya menyerang molekul-molekul yang menyerap cahaya?

Ketika sebuah zat menyerap energi cahaya, elektron-elektron dalam molekulnyalah yang mengerjakan tugas ini. Dengan menyerap energi, elektron-elektron tadi mempromosikan diri ke tingkat lebih tinggi pada hirarki energi dalam molekul masing-masing. Molekul-molekul kebanyakan zat tampak berwarna karena mereka mengandung elektron-elektron yang pada awalnya memiliki status energi agak rendah, maka berhasrat sekali menyerap energi cahaya. Yang dilakukan oleh energi rendah itu sehingga elektron-elektron penyerap energi cahaya itu tidak ada lagi. Dengan begitu molekul-molekul noda kehilangan kemampuan mereka untuk membuat warna.

Para pelahap elektron yang lazim digunakan dalam pekerjaan laundri adalah natrium hipoklorit. Cairan pemutih yang beredar di pasaran tidak lain adalah larutan 5,25% bahankimia tersebut dalam air biasa. Pemutih yang dipasarkan dalam wujud tepung biasanya adalah natrium perborat, pelahap elektron agak lembut yang tidak menyerang kebanyakan bahan pewarna. ( Tentu saja, bahan pewarna tidak lain adalah noda yang sengaja diberikan, yang memiliki kecenderungan menyerap warna tertentu dalam cahaya ).Pengguna elektron lain yang populer adalah hidrogen peroksida, yang biasa digunakan untuk memutihkan melanin, bahan pewarna gelap dalam rambut dan kulit manusia. Pemutih ini banyak dipakai oleh orang yang ingin memiliki rambut pirang.

AUTOBIOGRAFI

Rina Wulandari

Rina Wulandari

Rina Wulandari lahir di Tasikmalaya pada tanggal 01 Januari 1989. Pendidikan yang ditempuh SDN SUKARATU III tahun 1996-2002, SMP N I SUKARESIK tahun 2002-2005, SMA N I CIHAURBEUTI tahun 2005-2008 dan sekarang menjadi mahasiswa di UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA Fakultas MIPA Program Studi Pendidikan Kimia. Organisasi yang pernah diikuti : PRAMUKA tahun 2002-2005,OSIS tahun 2002-2005, KIR tahun 2005-2008 dan sebagai anggota biasa HIMPUNAN MAHASISWA KIMIA sampai sekarang.

Blog Stats

  • 27,102 hits

halaman

Pages

June 2009
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: