Artikel kimia B 2008 UPI's Blog

Osi Sulastri (0807604)-Zeolit, Penghilang Kesadahan Air dalam Rumah Tangga

Posted on: June 4, 2009

Zeolit, Penghilang Kesadahan Air

dalam Rumah Tangga

Pernahkah kita mengamati  dasar ketel  yang semakin lama semakin tebal? Atau pernahkah kita mengalami kejadian ketika mencuci, air sabun sukar berbusa?. Jika kita pernah mengalaminya, hal ini tentu merugikan kita. Pertama permukaan ketel yang semakin tebal menyebabkan air sukar mendidih ketika dipanaskan. Ketika air sulit mendidih maka dibutuhkan energy yang tinggi. Dan seperti yang kita ketahui bahwa harga BBM saat ini mahal sehingga menimbulkan pemborosan. Kemudian, ketika air sabun sukar berbusa maka akan semakin banyak sabun yang digunakan agar air cepat berbusa. Seperti yang telah kita ketahui, sabun  merupakan salah satu produk kimia yang menyebabkan terjadinya pencemaran air. Ketika kita menggunakan sabun secara berlebihan maka limbah yang dibuang semakin banyak dan akan mencemari air. Selain itu air sadah yang bercampur  dengan sabun dapat membentuk gumpalan scum yang sukar dihilangkan

Pada dasarnya, kedua peristiwa itu terjadi karena air yang kita gunakan adalah air sadah. Air sadah adalah air yang mengandung ion Ca2+ atau Mg2+. Air sadah bukanlah air yang berbahaya sehingga aman untuk dikonsumsi,  karena ion-ion tersebut dapat larut. Namun jika kadar Ca2+ terlalu banyak bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti batu ginjal dan kencing batu. Selain itu kadar Ca2+ yang berlebih juga akan menyebabkan air menjadi keruh dan menyebabkan pengendapan mineral dan menyumbat aliran pipa atau keran.

Air sadah berasal dari air hujan yang selama perjalanannya mengikat karbon dioksida dari udara, sehingga membentuk asam bikarbonat. Air yang agak asam ini dapat melarutkan kalsium dan magnesium yang terkandung dalam batuan-batuan seperti batu kapur (batu gamping) dan dolomit. Air ini juga dapat melarutkan sedikit mineral-mineral tertentu yang mengandung besi. Air sadah banyak terdapat di daerah pegunungan kapur dan pesisir pantai

Pada dasarnya air sadah terbagi kedalam dua jenis, yaitu air sadah sementara dan air sadah tetap. Air sadah sementara adalah air yang mengandung garam Ca(HCO3)2 atau Mg(HCO3)2. Air sadah ini dapat dihilangkan kesadahannya dengan cara pemanasan. Sedangkan air sadah tetap adalah air yang mengandung garam sulfat (CaSO4 dan MgSO4) atau garam-garam klorida (CaCl2 dan MgCl2) sehingga kesadahannya tidak bisa dihilangkan dengan cara pemanasan. Untuk menghilangkan kesadahannya  maka perlu dilakukan dengan cara kimia, yaitu dengan mereaksikan air tersebut dengan zat-zat kimia tertentu. Pereaksi yang digunakan adalah larutan karbonat, yaitu Na2CO3 (aq) atau K2CO3 (aq). Penambahan larutan karbonat dimaksudkan untuk mengendapkan ion Ca2+ dan atau Mg2+.
CaCl2 (aq)  +  Na2CO3 (aq)  –>  CaCO3 (s)  +  2NaCl (aq)
Mg(NO3)2 (aq)  +  K2CO3 (aq)  –>  MgCO3 (s)  + 2KNO3 (aq)
Dengan terbentuknya endapan CaCO3 atau MgCO3 berarti air tersebut telah terbebas dari ion Ca2+ atau Mg2+ atau dengan kata lain air tersebut telah terbebas dari kesadahan.

Untuk mengetahui air yang kita gunakan adalah air sadah atau bukan, bisa dilakukan dengan menggunakan sabun. Ketika air yang kita gunakan adalah air sadah, sabun akan sulit berbuih, kalaupun berbuih, buihnya sedikit. Kemudian untuk mengetahui jenis kesadahannya dapat dilakukan dengan pemanasan. Jika setelah dipanaskan sabun tetap sukar berbuih,maka air tersebut adalah air sadah tetap.

Dan untuk menghilangkan kesadahan sementara ataupun tetap kita dapat menggunakan zeolit untuk menghilangkan kesadahan itu, kita  cukup menyediakan tong yang dapat menampung zeolit. Pada dasar tong sudah dibuat keran. Air yang kita gunakan dilewatkan pada zeolit terlebih dahulu. Air yang telah dilewatkan pada zeolit dapat kita gunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti mencuci, mandi dan keperluan masak.

Zeolit merupakan sejenis batuan dengan rumus kimia Na2(Al2SiO3O10).2H2O atau K2(Al2SiO3O10).2H2O. zeolit mempunyai struktur tiga dimensi dengan pori-pori yang dapat dikewati air. Ion Ca2+ dan Mg2+ akan ditukar dengan ion Na+ dan K+ dari zeolit, sehingga air tersebut terbebas dari kesadahan

Zeolit memiliki kapasitas untuk menukar ion, artinya kita  tidak dapat menggunakan zeolit yang sama selamanya. Sehingga pada rentang waktu tertentu kita harus menggantinya.

Referensi :

Autobiografi

Osi sulastri lahir di garut, 18 februari 1990. Terlahir dari rahim seorang ibu yang bernama nama Onyas dan seorang ayah bernama Usep Saepulloh. penulis dibesarkan di lingkungan keluarga yang harmonis. Penulis adalah anak kedua dari empat bersaudara

Penulis memulai pendidikan formalnya di SD Negeri Karang Tengah II, SMP negeri 1 Kadungora, SMA Negeri 1 Leles dan sekarang penulis sedang menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, jurusan Pendidikan Kimia.

Sejak duduk di bangku SMA penulis mulai tertarik  pada dunia sastra, terutama puisi dan novel. Dan ketertarikannya itu masih berlanjut sampai sekarang.

Blog Stats

  • 27,102 hits

halaman

Pages

June 2009
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: