Artikel kimia B 2008 UPI's Blog

Gita Handika (0802969)-Jika Anda Terkena Radiasi

Posted on: June 4, 2009

Jika Anda Terkena Radiasi

“Radiasi dapat terjadi di mana saja, tetapi selama zat radioaktif  secara hati-hati diiosolasi  dari lingkungan, zat tersebut tidak akan membahayakan kesehatan sama sekali”.

Apa yang akan terjadi jika jaringan hidup  terkena radiasi? Akankah menimbulkan efek yang besar atau malah sebaliknya? Sebelumnya marilah kita pelajari dahulu, seperti apakah radiasi itu?

Radiasi terdiri dari tiga macam, yaitu radiasi alpha, beta, dan gamma. Radiasi alpha tidak akan menembus pakaian kita atau lapisan terluar dari sel-sel kulit mati sekalipun. Bahkan di udara, radiasi alpha tidak dapat bergerak lebih dari 1 inchi. Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir akan radiasi sinar alpha ini. Akan tetapi berbeda halnya dengan sinar atau radiasi beta dan gamma. Walaupun radiasi beta dapat dihadang dengan mudah oleh benda tetapi, jika mengenai kulit dalam dosis tinggi, kulit akan rusak. Sedangkan radiasi gamma dapat menembus tubuh kita dengan mudah. Akan tetapi, kekuatannya akan menurun cukup besar setelah menembusnya. Radiasi gamma dapat menembus setiap bahan apa saja dan tidak dapat dihentikan oleh lapisan yang tipis. Hanya lapisan tebal yang dapat melemahkan radiasi gamma. Kemampuan suatu benda dalam menghadang akan semakin baik bila materi tersebut semakin padat, contohnya beton. Beton merupakan jenis materi padat, sehingga beton dapat menjadi penghalang bagi sinar gamma walaupun tidak sebaik timah. Begitu juga dengan air, air di dalam kolam bahan bakar pada pembangkit tenaga nuklir hampir sepenuhnya dapat menghadang radiasi yang terpancar begitu kuat. Bahan bakar bekas yang sangat tinggi radioaktivitasnya dapat dipandang sepuasnya dengan mata telanjang melalui lapisan air sedalam 3 meter tanpa membahayakan sama sekali.

Oleh karena itu, anda tak perlu khawatir terkena radiasi karena  materi dengan ketebalan yang cukup dapat menjadi perisai atau tameng yang aman terhadap radiasi. Tebal lapisan yang dibutuhkan tergantung pada berat jenis materi tersebut.

Bila kita terkena radiasi dari luar tubuh, kita menyebutnya radiasi eksterna. Ketika kita membahas radiasi eksterna ini, hanya radiasi gamma yang dapat merusak organ-organ tubuh di dalam tubuh. Tetapi sebaliknya bila zat yang memancarkan radiasi berada dalam tubuh kita. Hal ini dapat terjadi jika kita menghirup udara yang telah tercemar oleh radiasi atau memakan makanan yang telah tercemar zat radioaktif. Hal yang demikian dapat kita katakan sebagai radiasi interna. Radiasi gamma sebagai radiasi interna, adalah radiasi yang paling tidak berbahaya.

Jumlah dosis terkena radiasi pun sangat mempengaruhi jaringan hidup kita. Misalnya, suatu dosis sebesar 5000 mSv akan mematikan bila diterima dalam jangka waktu yang pendek. Jika seseorang menerima jumlah dosis yang sama sedikit demi sedikit selama hidupnya, kemungkinan tidak akan berpengaruh dengan jaringan hidup dalam tubuh kita atau terhadap kesehatan kita. Hal ini dapat kita analogikan dengan seorang perokok berat. Perokok berat akan merokok minimalnya 1 bungkus sehari, tetapi jika ia menggunakan dosis nikotin untuk setahun sekaligus ini akan berakibat fatal baginya, yakni dapat terbunuh. Jika kita minum obat penghilang rasa sakit sekaligus sebanyak yang diminum orang selama hidupnya, maka kita tidak akan pernah merasakan sakit lagi untuk selamanya. Selamanya!

Nah, ketika kita berpikir tentang pengaruh radiasi pada kesehatan, kita harus membedakan antara dosis akut ( gawat) dengan dosis yang diterima dalam jangka waktu yang panjang. Batas dosis yang direkomendasikan ICRP sangat rendah sehingga dosis tahunan paling tinggi yang diizinkan tidak akan menyebabkan penyakit, walaupun diberikan sekaligus.

Referensi :

Autobiografi

Gita Handika Warakusumah. Perempuan kelahiran Cirebon, 25 juli 1990 ini, dilahirkan oleh seorang ibu yang sangat luar biasa hebatnya. Dari kecil hingga sekarang, gita diasuh dan dibesarkan dari keluarga yang sederhana dan berpendidikan. Gita dilahirkan sebagai anak pertama dari tiga bersaudara.

Gita adalah seorang anak yang sedikit pemalu tetapi memiliki kemauan yang keras dan pantang menyerah. Dalam lingkungan kelurga dan temannya, ia dikenal sebagai anak yang penuh semangat, ceria dan suka sekali bercanda. Ia pun memiliki kebiasaan yang unik, yaitu selalu membawa sapu tangan kemanapun ia pergi. Namun, yang lucu adalah setiap kali sapu tangan yang ia bawa, selalu saja hilang, entah jatuh ataupun lupa ketika menaruhnya.

Ketika kecil, ia bercita-cita menjadi seorang dokter. Namun, cita – cita tersebut belum dapat terwujudkan. Saat ini, gita sedang menempuh pendidikan S1nya di Universitas Pendidikan Indonesia, yang terletak di Bandung. Di sana, ia mengambil Jurusan Pendidikan Kimia.

Aktivitas yang sedang ia jalani adalah berkecimpung dalam HMK (Himpunan Mahasiswa Kimia), yang mendapat amanah sebagai staff keuangan dalam Departemen Keuangan. Ia juga aktif dalam Koperasi Mahasiswa, tepatnya dalam Komisariat FPMIPA, yang diamanahi sebagai staff. Usaha.

Semenjak SMA, ia sangat menyukai hal apapun yang berbau Jepang. Oleh karenanya ia mengikuti klub Jepang, yang bernama DTNC. Saat ini, ia sedang sibuk menjalani kuliah dan dunia organisasinya.

Blog Stats

  • 27,102 hits

halaman

Pages

June 2009
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: