Artikel kimia B 2008 UPI's Blog

Dina Septiana Kusumawardhani (0808534)-Mengapa Pakaian Harus Dijemur dalam Keadaan Terbalik?

Posted on: June 2, 2009

Mengapa Pakaian Harus Dijemur dalam Keadaan Terbalik?

Pernahkah Anda merasa kerepotan saat harus menjemur pakaian dalam keadaan terbalik? Mengapa harus repot-repot membalik pakaian saat dijemur sedangkan saat menyetrika pakaian, kita harus membalikkannya lagi? Untuk mengobati rasa penasaran saya pernah menanyakan pada ibu saya alasan mengapa pakaian-pakaian yang telah dicuci harus dijemur dalam keadaan terbalik.
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan sandang, yang mempunyai peran sangat penting dalam kehidupan kita. Pakaian yang baik dan bersih akan membantu menutupi aurat kita serta dapat membuat orang lain merasa nyaman melihat kita. Saat kita memiliki pakaian andalan, pastinya kita ingin agar pakaian tersebut dapat terus menemani hari-hari kita. Untuk itu terkadang pakaian andalan kita harus melewati masa-masa ‘ cuci , kering, pake ‘. Biasanya masalah yang akan timbul setelah itu adalah pudarnya warna pakaian.
Ternyata tanpa kita sadari, ibu kita telah mengajarkan kita cara untuk merawat pakaian dari sudut pandang kimia. Hal ini juga baru saya ketahui saat saya mengikuti mata kuliah Kimia Umum bersama dosen saya Bapak Yaya. Ketika itu beliau sedang menjelaskan tentang ikatan kimia. Untuk mempermudah pemahaman kami, beliau memberikan contoh tentang ikatan hidrogen yang ada di antara molekul-molekul penyusun serat pakaian kita. Beliau menjelaskan bahwa ikatan hidrogen bisa terputus saat berada dalam suhu tertentu yang relatif tinggi.
Hal tersebut berkaitan langsung dengan proses penjemuran pakaian atau penggunaan pakaian yang sama secara terus-menerus saat cuaca panas. Bayangkan jika kita menjemur pakaian kita sepanjang hari? Pakaian kita akan lebih mudah pudar warnanya. Hal ini disebabkan ikatan hidrogen yang ada dalam serat pakaian akan terputus, bahkan kita tidak bisa memprediksikan berapa banyak ikatan hidrogen yang akan atau telah terputus dalam kurun waktu tersebut.
Dengan menjemur pakaian dalam keadaan terbalik, setidaknya kita bisa mengurangi resiko memudarnya warna pakaian, Karena bagian kain yang mengalami kontak langsung dengan sinar matahari adalah bagian dalamnya. Siapa yang akan memerhatikan jika warna bagian dalam pakaian kita memudar?
Sebagai contoh lainnya, pernahkah Anda memperhatikan orang-orang yang sering berpakaian serba hitam yang mungkin bisa terus mereka pakai sepanjang hari, meskipun dalam cuaca panas. Pakaian mereka yang asalnya berwarna hitam, lama-lama warna di bagian sekitar pundak akan terlihat memudar. Hal ini juga disebabkan oleh kontak langsung dan terus-menerus antara pakaian dengan sinar matahari yang didukung oleh suhu udara yang tinggi.
Penjelasan tentang ikatan hidrogen dan aplikasinya ini membuat saya sadar bahwa Ilmu Kimia sangat dekat keberadaannya dengan kehidupan sehari-hari kita. Bahkan tanpa mempelajarinya, tanpa kita sadari terkadang kita sudah melakukan hal-hal yang bersifat ilmiah. Oleh karena itu setelah mempelajari materi ikatan kimia, saya dapat menemukan jawaban yang tepat untuk menjawab pertanyaan saya yang pernah saya tanyakan pada ibu saya. Jadi, mengapa pakaian harus dijemur dalam keadaan terbalik? Tentunya agar kita bisa menjaga warna pakaian kita agar tetap terlihat baru.

Referensi :

Blog Stats

  • 27,102 hits

halaman

Pages

June 2009
M T W T F S S
« May    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
%d bloggers like this: